Anggota DPRD Hasbullah, Ingin Program Usulan Masyarakat Harus Sudah Matang

E57834A7 8B61 4E5F 8D9B 4C434C5B7CB5
IMG 20210905 072611
Sumber Foto : Halmas DPRD Kab. Kutim

RUMAHKARYABERSAMA. COM, SANGATTA – (01/03/2021) Belanja pembangunan Kab. Kutim pada TA 2020 mengalami penurunan diakibatkan terjadinya rasionalisasu anggaran untuk penanganan pandemi covid 19 hal tersebut dilakukan berdasarkan instruksi Pemerintah Pusat.

Harapan agar di tahun 2021 ini lebih baik dari tahun 2020 sebelumnya, dikemukakan Anggota DPRD Kutai Timur, dari Fraksi Persatuan Pembangunan Hasbullah Yusuf, terutama mengenai belanja pembangunan yang bersumber dari APBD Kutim.

” Banyaknya program yang diusulkan oleh konstituen di Dapil kami pada tahun lalu, banyak yang tak terealisasi, dikarenakan adanya rasionalisasi anggaran Pemerintah Daerah yang difokuskan pada penanganan Pandemi Covid-19.” Ujar Habullah panggilan akrabnya

Dirinya berharap di tahun 2021 ini lebih baik lagi, dari tahun sebelumnya agar tidak ada lagi rasionalisasi anggaran, dan permohonan konstituennya banyak yang bisa direalisasikan.

Menurutnya, meskipun dirinya baru saja dilantik kembali menjadi Anggota DPRD Kutim, melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Namun, dari hasil reses yang dirinya lakukan, mayoritas permintaan masyarakat masih sama, seputar peningkatan infrastruktur, rumah ibadah, serta bantuan majelis ta’lim.

“Untuk tahun 2021 ini dengan adanya Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), program usulan masyarakat harus sudah matang dan segera di input, karena kalau sudah masuk ke sistem susah untuk diganti, apalagi kalau memang belum matang” tutup Hasbullah. (Advetorial / Rb. 01.07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *