Kunjungi Lokasi TMMD, Tim Wasev Minta Prajurit Tetap Semangat Rampungkan Pembangunan

IMG 20200716 WA0007

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2020 di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, terus berprogres. Sejak dibuka pada 30 Juni lalu, pencapaian kegiatan fisik saat ini sudah memuaskan.

Pembangunan jalan pendekat Desa Bukit Harapan-Desa Bangun Jaya sudah 60 persen, pembangunan jembatan sudah 60 persen, pembangunan gorong-gorong sudah 75 persen, pembangunan rehabilitasi mushola satu unit sudah 80 persen dan rehabilitasi rumah tidak layak huni tipe 36 mencapai 100 persen. Sementara kegiatan non fisik seperti pembagian sembako, penyuluhan pertanian, penyulihan kesehatan masyarakat dan percepatan penanganan Covid -19 dan sosialisasi perekrutan prajurit TNI AD, juga sudah terlaksana.

Kamis (16/7/2020), Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI yang dipimpin Laksamana Pertama TNI, Ferial Fachroni datang ke Kodim 0909 Sangatta, untuk kemudian meninjau lokasi TMMD di Desa Bangun Jaya dan Bukit Harapan, Kecamatan Kaliorang.

Tim disambut Plt Bupati Kutai Timur H Kasmidi Bulang ST MM, Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan SE, Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo, Kajari Setyowati, Ketua PN Sangatta, Rachmad Sanjaya dan Dandim 0909 Sangatta Letkol CZI, Pabate di Kodim 0909 Sangatta.

Dalam kesempatan tersebut, Ferial mengatakan program TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI pada masyarakat. Dengan adanya program tersebut, bisa menghemat anggaran pembangunan di beberapa desa yang jauh dari ibukota kabupaten. Karena dikerjakan secara gotong royong antara TNI dengan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya program TMMD, hasilnya bisa dirasakan masyarakat dan bisa menumbuhkan pesatnya perekonomian di Kecamatan Kaliorang, khususnya masyarakat Desa Bukit Harapan dan Desa Bangun Jaya, dimana dibangun jalan pendekat sepanjang 3,5 Km,” kata Ferial.

Hambatan dan rintangan yang terjadi selama pengerjaan TMMD ke 108 ini, menurut Ferial, merupakan hal yang wajar. Mengingat kondisi cuaca yang tak menentu sekarang. “Kita harus tetap semangat sampai selesai di waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dandim 0909 Sangatta, Letkol CZI Pabate mengatakan kegiatan TMMD di Kutai Timur, bersifat lintas sektoral dan terpadu. Melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong sebagai cerminan dari semangat kerja

“Terbagi dalam empat tahapan, mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga pengakhiran. Dimana dilakukan kegiatan administrasi evaluasi inventarisir pengembalian alat yang dipinjam dan membuat laporan. Kemudian hasil kegiatan kami serahkan pada Pemkab Kutim,” ujarnya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*3/*4)

Pos terkait