Pemberian bantuan motor dilakukan bertahap. Bantuan pertama, ada 40 unit roda dua dan bantuan kedua, ada 21 unit roda dua. Saat ini, sudah 51 unit kendaraan roda yang dibagikan pada bidan dan tenaga medis di kecamatan se Kutai Timur.
“Bantuan motor pada para bidan merupakan bagian dari upaya kita untuk memudahkan pelayanan. Agar bisa lebih cepat dan efisien,” ungkap Bunda Firga.
Harapannya, semoga dengan adanya kendaraan operasional bagi para bidan, mobilisasi layanan kesehatan di pedesaan menjadi lebih lancar. Mampu menjangkau masyarakat termasuk pusban yang ada di desa-desa terpencil dan pesisir terluar.
“Kita sangat bersyukur sekali, dengan adanya bantuan bagi tenaga medis kami. Terutama mereka yang bertugas di kawasan pedalaman dan pesisir. Karena lokasi desa yang saling berjauhan, tenaga medis kita kerap kesulitan kalau harus mendatangi pasien. Dengan adanya kendaraan, tentu memudahkan dalam menjangkau pasien yang tak bisa datang ke Puskesmas,” kata Kadinkes Kutim, dr Bahrani Hasanal.(advertorial/*4)
