BeritaBerita PilihanKutai TimurPolitik

Asmawardi, dari Motoris Hingga Duduk di Parlemen Kutim

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Wakil rakyat yang duduk di DPRD Kutai Timur periode 2019-2024, ada 40 orang. Mereka berasal dari empat dapil yang mewakili 18 kecamatan se Kutai Timur.

Di antara deretan wakil rakyat, ada satu yang cukup berbeda dari sisi penampilan. Asmawardi atau biasa disapa Adi Gondrong. Sapaan tersebut beranjak dari rambutnya yang panjang sebahu dan kerap terurai begitu saja. Tak hanya itu, warna rambutnya pun disemir dengan warna-warna yang cukup mencolok.

Pria kelahiran Sangkulirang, 9 Juni 1980 itu sukses melenggang ke parlemen menggunakan perahu Partai Amanat Nasional (PAN). Suaranya kerap terdengar lantang dalam rapat-rapat anggota DPRD. Terutama saat membahas masalah perburuhan dan budaya. Ia bahkan rela turun langsung ke lapangan, menggali duduk permasalahan yang terjadi.
“Saya berjuang sebagaimana amanah rakyat memberi kepercayaan itu. Saya tak terlalu banyak mengumbar janji, hanya selalu mencoba memberi bukti nyata,” ungkap sosok yang dipercaya menjabat Ketua Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB), yang menaungi tiga partai di DPRD Kutim, yakni PAN, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya.

Perjalanannya menuju parlemen pun tak diperoleh dengan mudah. Jalan berliku dihadapinya sejak masa kanak-kanak, setelah menjadi seorang yatim. Membiayai sekolahnya sendiri, Adi menunjukkan kemampuannya berdiri di atas kedua kakinya. Dengan tekat kuat, ia pun ingin mengubah hidupnya dengan merantau ke Sangatta.

“Saya sempat menjadi motoris ponton beberapa tahun, sebelum bekerja di perusahaan pertambangan selama 9 tahun,” ungkapnya.

Selama bekerja, ia mengaku banyak bergaul dan belajar. Hingga akhirnya memutuskan untuk berusaha sendiri dan mendirikan perusahaan bernama PT Kutai Lestari Mandiri. Jatuh bangun sebagai pengusaha lokal pun sempat dialami. Namun, jiwanya sudah terasah untuk bangun dari segala cobaan.

Hingga akhirnya, banyak warga yang mengenalnya, mendorong untuk maju menjadi wakil rakyat di DPRD Kutim pada 2019 lalu dan berhasil (advetorial/*4)

Comment here