Begitulah penggalan kalimat Bupati Ismunandar pada warga Kutai Timur dalam menyambut bulan penuh berkah, bulan Ramadhan. Ia berharap masyarakat Kutai Timur tetap tekun menjalankan ibadah puasa, meski tengah diterpa musibah Covid 19.
“Bulan puasa di tengah Covid 19, adalah ujian. Pasti ada hikmah setelah ini. Mari kita semua tetap kompak melawan penyebaran virus korona. Tetap di rumah, lakukan hidup bersih dan sehat, ikuti anjuran pemerintah untuk tidak kumpul-kumpul dan membuat kerumunan,” kata Ismunandar.
Puasa tahun ini, kata Ismunandar, berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Dimana, pemerintah terpaksa meniadakan sholat berjamaah di masjid, melarang adanya kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak massa serta meniadakan Pasar Ramadhan yang berpotensi terjadinya kerumunan massa.
“Semoga, apa yang kita lakukan bisa mempercepat penanggulangan penyebaran virus corona. Terutama di Kutim. Apa yang dilakukan pemerintah merupakan upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kutim. Agar aktifitas kita semua bisa secepatnya kembali normal,” ujarnya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)
