Tim relawan bekerja 24 jam untuk memeriksa suhu tubuh, mendata mereka yang datang serta melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan para pendatang tersebut. Tak hanya pendatang, pemeriksaan yang sama juga dilakukan pada semua yang memasuki wilayah Sangatta, meski mereka orang Sangatta juga atau dari kecamatan lain di wilayah Kutim.
Ia mengimbau pada seluruh masyarakat yang membutuhkan penyemprotan disinfektan, atau belum tersentuh oleh tim relawan, bisa langsung menghubungi nomor telepon yang sudah disebarluaskan. Dengan harapan, masyarakat tetap berada di dalam rumah saja. Biar tim relawan yang bergerak.
“Kerja tim untuk antisipasi menyebarnya virus corona di Kutim terus dilakukan. Tiap pagi, saya gelar pertemuan dulu dengan para relawan. Gunanya untuk melaporkan hasil kegiatan hari sebelumnya dan rencana hari ini. Tim mana yang bertugas ke kawasan pemukiman dan tim mana yang berada di posko,” ungkapnya.
Kasmidi juga mengajak seluruh relawan dengan atribut masing-masing, berkumpul menjadi satu di posko kediaman pribadinya. Agar drop air lebih mudah karena di satu tempat dan berpencar menuju titik penyemprotan secara terkoordinir. Tidak tumpang tindih.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4*10)
