Pekerja Tambang Ditemukan Mengapung di Laut

F56D1AF4 1B07 4C2C 949D D4DB9DDC2EA0
Ilustrasi

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Seorang jetty coordinator, Lisar Ramba, labour supply dari PT Kaltim Nusa Etika (KNE) yang bekerja untuk PT Trans Coal Pacific (TCP) ditemukan mengapung di laut dalam keadaan tertelungkup, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 21.00 wita.

Ia diduga mengalami cedera fatal pada peristiwa kecelakaan di jetty Barge Loading Facility (BLF), Pelabuhan Tanjung Bara. PT Trans Coal Pacific (TCP), merupakan kontraktor di bawah Departemen Marine, Divisi Coal Processing & Handling (CPHD), PT Kaltim Prima Coal. Hal ini diungkapkan dalam surat edaran yang diterbitkan PT KPC pada 23 Agustus 2019 dan ditandatangani Kepala Tehnik Tambang, Muhammad Rudy.

Dalam edaran tersebut, dinyatakan pasca melihat almarhum di laut, crew jetty BLF dan crew tugboat yang sedang bersandar di BLF, langsung melakukan evakuasi dan melakukan upaya pertolongan awal. Upaya pertolongan kemudian dilanjutkan personel rescue PT KPC dan paramedic serta dokter SOS yang tiba di lokasi evakuasi. Namun, setelah dilakukan berbagai upaya, pada pukul 22.30 wita, tim medis menyatakan korban meninggal dunia.

Kecelakaan ini telah dilaporkan pada Kepala Inspektur Tambang (KAIT) dan segera dilakukan proses investigasi oleh Tim Inspektur Tambang. “Informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah proses investigasi ini selesai. Atas nama pribadi dan Manajemen KPC, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Lisar Ramba dan berdoa agar pihak keluarga diberi ketabahan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME,” kata Rudy.(rb04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *