Berita PilihanKalimantan TimurKutai Timur

Smart City Diluncurkan Saat HUT Kutai Timur

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Penilaian evaluasi tahap I program Gerakan Menuju 100 Smart city 2019, telah diikuti Kabupaten Kutai Timur, dengan hasil yang memuaskan. Kabupaten yang tahun ini menginjak usia 20 tahun, segera meluncurkan kawasan percontohan smart city di Sangatta.

Tepat di HUT ke 20 nanti, pada 12 Oktober 2019 mendatang, Pemkab Kutim dalam hal ini Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik, berencana meluncurkan kawasan Folder Sangatta, di Jalan Ilham Maulana sebagai kawasan percontohan Smart City di Kutim.

Di tempat itu, akan terpasang wifi yang bisa digunakan masyarakat untuk mengunduh beragam aplikasi yang memudahkan segala bentuk pengurusan administrasi dan penyebaran informasi publik. “Dengan menjadi kawasan percontohan, Diskominfo Perstik juga telah mengusulkan penataan ulang wilayah tersebut, agar lebih menarik perhatian masyarakat. Untuk menerapkan konsep smart city, yang terdiri dari smart economy, smart environment dan smart living,” ungkap Kepala Diskominfo Perstik Kutim, Ir Suprihanto CES.

Sebagaimana dalam paparan evaluasi tahap I lalu, menurut Suprihanto, pemerintah melalui Diskominfo Perstik mengimplementasikan master plant yang difokuskan pada program 4 links smart city.
1. Smart Governance, berupa sinergitas antar lembaga pemerintah demi tercapainya layanan publik yang semakin prima. Satu di antaranya adalah penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Integrasi sistem perencanaan dan sistem keuangan, manajemen sistem pelayanan terpadu serta pembayaran PBB secara online.

2 Sistem Informasi Statistik Daerah (SISD), menghasilkan database statistik pembangunan daerah Kabupaten Kutai Timur yang bisa diakses melalui web dan smartphone android, serta menyediakan sistem informasi statistik daerah yang berisi informasi tentang statistik daerah.

3 Smart Society, menyediakan pelayanan pendidikan terintegrasi digital. Untuk pemerataan pendidikan dan kualitas pendidikan, Pemkab Kutim juga menerapkan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah-sekolah. Program pengawasan orang tua pada anaknya di sekolah yang bisa diakses orang tua melalui smartphone.

4 Smart Environment dan Smart Living, melakukan revitalisasi kawasan folder Sangatta, penataan pedagang, fasilitas olahraga, wisata serta kuliner yang lebih terintegrasi.

“Saat ini, penataan ulang sedang berlangsung. Peralatan untuk mendukung terwujudnya smart city juga dalam pengiriman. Semoga semua rencana bisa berjalan lancar dan apa yang menjadi cita-cita, yakni mewujudkan smart city di Kutim, bisa segera terealisasi,” kata Suprihanto.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)

Comment here