Berita PilihanKutai TimurSeni & Budaya

Ismunandar Minta Remaong Jaga Adat Budaya Kutai

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Keberlangsungan adat istiadat serta budaya di Bumi Etam Kalimantan Timur, merupakan tugas yang harus diemban oleh seluruh warga Kaltim. Tak terkecuali di Kutai Timur. Mengingat sejarah yang panjang dan terbentang sejak lama. Hal ini menjadi pesan yang diingat benar oleh Pangeran Surya Praja, gelar kebangsawanan Bupati Kutim, Ir H Ismunandar MT.

Datasemen Remaong yang dikukuhkan oleh Sultan Kutai XXI Adji Muhammad Arifin beberapa waktu lalu, menjadi amat penting sebagai pilar atau pondasi dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat dan budaya Kutai. Karena pada era sekarang ini pelestarian budaya berada di pundak pemuda-pemudi, terlebih di tengah gencarnya budaya asing yang masuk melalui berbagai saluran media informasi.

“Maka siapa yang bertanggung jawab dalam melestarikan adat istiadat dan budaya kita, kalau tidak ditangan pemuda-pemudi. Keberadaan Datasemen Remaong dapat dijadikan salah-satu upaya untuk menjaga adat istiadat Kutai,” kata Ismunandar dalam kegiatan silaturahmi ALPKB Kutim dengan Bupati Ismunandar, Jumat (19/7/2019) lalu di Pendopo Rujab Bupati Kutim.

Upaya terus menggali khazanah budaya dan sejarah Kesultanan Kutai Ing Martadipura menjadi prioritas semua pihak. Ini merupakan modal utama, dalam mengembangkan semangat pembangunan daerah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di sektor pariwisata dan jasa.

Alit Supriono Panglima Datasemen Remaong dengan gelar Panglima Singa Raja mengaku, jika tanggung jawabnya langsung berada di bawah kendali pihak Kesultanan Kutai Ing Martadipura. Namun yang paling penting, tetap menjadikan pasukan ini sebagai penjaga pelestarian budaya asli daerah. Selain sebagai salah-satu pasukan elit Kesultanan.

“Tentu hal ini merupakan tanggung jawab dan beban yang luar biasa berat untuk diemban, mengingat merupakan perintah Sultan Kutai XXI. Datasemen Remaong sendiri merupakan pasukan ketiga didalam struktur Kesultanan, dimana ada pasukan lainnya yang dipimpin oleh Panglima Kedaton dan Panglima Kesultanan,” ungkap Alit.

Sementara itu Ketua Buhay Motor Club Indonesia Firman Wahyudi SE MM mengaku, amat terkejut dengan penunjukan dirinya sebagai Pembina dari Datasemen Remaong serta Aliansi Laskar Pemuda Kutai Bersatu (ALPKB). Karena amanah tersebut tidak main-main, apalagi dirinya selama ini cenderung berkiprah di kegiatan motor club dan merupakan seorang bikers.

“Menjunjung semangat yang didengungkan oleh tetuha-tetuha untuk menjadikan Kutai Rakat, Kutai Kuat, Kutai Jaya. Maka hal ini harus saya terima dengan hati yang lapang, bagaimanapun ini anugerah sekaligus tantangan bagi diri saya pribadi. Yang jelas ada kebanggan dengan adanya Datasemen Remaong yang merupakan pasukan elit Kesultanan ditempatkan di Sangatta Kutim, sama seperti keberadaan Buhay MC Indonesia yang berpusat di daerah ini” ungkapnya sembari tersenyum. (advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*5)

Comment here