Jalan sepanjang lebih kurang 500 meter itu sebagian tergenang hingga betis orang dewasa pada Kamis (4/4/2019) pagi. Alhasil, anak-anak yang harus masuk sekolah terpaksa meninggalkan motornya di tepi jalan besar, kemudian diangkut menggunakan kendaraan pick up dan mobil angkutan BPBD Kutim. Terutama para pelajar SMAN 1 Sangatta Selatan yang pagi tadi masih mengikuti ujian nasional berbasis komputer di sekolah mereka.
“Saya ingin memastikan kondisi anak-anak dalam mengikuti UNBK. Alhamdulillah mereka semua bisa mengikuti UNBK dengan baik. Meski harus melalui jalan yang tergenang,” ungkap Kasmidi.
“Iya saya mendapat aduan dari masyarakat, ada yang anaknya smepat terjatuh karena jalan licin. Saya akan segera berkoodinasi dengan Bapak Bupati serta jajaran OPD terkait untuk peningkatan Jalan Guru Besar. Minimal sampai di kawasan sekolah. Sebelumnya, jalannya masih tanah, tahun lalu sudah dilakukan pengerasan dengan batu merah. Semoga tahun ini, bisa kita tingkatkan dengan cor,” ujar Kasmidi.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)
