Hal tersebut berdasarkan capaian tahun 2016-2017, upaya peningkatan produksi pangan, penetapan potensi komoditas unggulan pada tahun 2018, serta pemantapan produksi pangan tahun 2019, maka ditetapkan untuk tema tahun 2020 adalah peningkatan nilai tambah komuditas unggulan.
Kedua, lanjutnya, adalah peningkatan infrastruktur dasar yang di dalamnya meliputi drainase dan irigasi, peningkatan aksesibilitas dan mobilitas transportasi serta keterhubungan antar desa serta peningkatan akses infrastruktur dasar air baku, air bersih dan listrik.
“Prioritas dan fokus yang ketiga adalah peningkatan produksi pangan yang melipuiti penguatan penyediaan pangan berbasis sumberdaya lokal (intensifikasi, diversifikasi dan ekstensifikasi), peningkatan kapasitas produksi dan produktivitas produk pangan, peningkatan kapasitas produksi dan produktivitas produk komudioti agribisnis ungulan dan penguatan kelembagaan menuju agribisnis dan agroindustri berkelanjutan,” ungkapnya.
Kutim di tahun 2020, kata Edward, juga fokus pada peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas unggulan dangan pengembangan komuditas agribisnis ungulan daerah menuju daya saing daerah, peningkatan kualitas SDM berbasis teknologi tepat guna (TTG) mendukung daya saing komoditas ungulan serta peningkatan pemanfaatan keanekaragaman budaya dan hayati sebagai wisata terintegrasi (ekowisata).
“Tak ketinggalan, peningkatan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang meliputi peningkatan kompetensi SDM aparatur, penguatan kelembagan desa dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis IT menuju Good Government,” ujarnya.(advertorial/Kominfo Perstik Kutim/*5)
