Kantor Baru Bea Cukai Sangatta Diresmikan

IMG 20190318 WA0042
LogoLicious 20190321 202746
Penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang mewakili Buapti Kutai Timur dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimantan bagian Timur Rusman Hadi

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe madya Pabean C Sangatta hari ini, Kamis (21/3/2019), diresmikan penggunaannya. Persemian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimantan bagian Timur, Rusman Hadi dan Wabup H Kasmidi Bulang ST MM yang mewakil Bupati Kutim, Ir H Ismunandar MT.

Kasmidi mengatakan, berdirinya gedung Bea Cukai Sangatta yang sangat megah, memberi kebanggaan tersendiri. Apalagi, berdiri dan bisa langsung dioperasikan dengan sangat cepat.

“Dengan kantor yang sebesar ini, bisa kita yakin ke depan Kutim aman dari peredaran barang-barang yang akan merusak perekonomian dan akan memporak porandakan kita semua. Khususnya produk ilegal,” kata Kasmidi.

Peredaran barang-barang terlarang, menurut Kasmidi, biasanya melalui kawasan perbatasan. Kutim, sangat terbuka. Sehingga kalau pengawasannya minim, barang ilegal pun mudah masuk dan dikonsumsi masyarakat. Seperti rokok ilegal yang kerap ditemukan di masyarakat, tidak bisa dipertanggungjawabkan kadar di dalam tembakaunya. “Artinya, tak hanya merusak ekonomi, tapi juga kesehatan konsumennya,” ujar Kasmidi.

LogoLicious 20190321 202854
Wakil Bupati dan Kepala Kantor Direktorat Jendral meninjau gedung Bea Cukai Kutai Timur

Sebelumnya Kepal Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya C Sangatta, Hari Murdiyanto mengatakan bahwa sejak peningkatan tipologi KPPBC Sangatta mennjadi unit kerja vertikal DJBC setingkat Eselon III per Oktober 2017 yang lalu, telah dilakukan berbagai upaya perbaikan, peningkatan dan penyempurnaan dalam segala aspek pengawasan maupun pelayanan di bidang Kepabean dan Cukai.

“Upaya revitalisasi yang kami lakukan ini adalah dalam upaya mendukung gerak roda perekonomian kabupaten Kutim, sebagai salah satu daerah penghasil dan pengekspor batubara terbesar di Indonesia. Revitalisasi ini juga kami gulirkan dengan harapan agar KPPBC Sangatta dapat menjadi katalisator pengembangan potensi ekonomi wilayah Kutim di bidang agro industry. Salah satunya adalah dengan mendukung penuh kesiapan operasional Kawasan Ekonomi Maloy Batuta Trans Kalimantan,” kata Hari.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *