RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Pengembangan usaha pertanian dan perkebunan di wilayah Kabupaten Kutai Timur sudah dilakukan sejak lama. Beberapa komoditi unggulan hasil pertanian sudah bisa dikembangkan di beberapa kecamatan. Seperti singkong gajah di Kecamatan Rantau Pulung, Cokelat di Kecamatan Busang, Jagung di Kecamatan Kaliorang hingga komoditi padi sawah maupun padi gunung yang tersebar di hampir seluruh kecamatan se Kutim.
Potensi buah-buahan juga ada di kawasan Sangatta Selatan, selain pisang. Di antaranya, jambu air, tomat, terong dan cabai, terbaru adalah melon. Junaidi, warga Muara Gabus, Kecamatan Sangatta Selatan mengembangkan tanaman melon seluas 1 hektar di lahannya yang memiliki luas total 2 hektar.
Jumat (1/2/2019), Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ST MM menghadiri undangan Junaidi untuk panen bersama tanaman melon di kebunnya. Sekaligus meresmikan kebun melon Pak Ju, namanya.
“Melon selama ini saya tahu ditanam di luar Kutim. Tapi, sekarang saya melihat sendiri, tanaman buah melon ditanam di Sangatta, dan hasilnya sangat menggembirakan. Buahnya besar-besar dan daging buahnya juga tebal dan manis. Ini potensi yang perlu kita kembangkan untuk membangun ekonomi masyarakat,” kata Kasmidi.
Senada, Junaidi mengaku sangat gembira bisa mendapatkan buah melon yang berkualitas dari kebunnya. Ke depan, tidak hanya 1 hektar saja, tapi ia berniat mengisi lahannya dengan tanaman melon secara berkala. Sehingga bisa panen terus menerus sepanjang tahun. “Semoga setelah melihat hasil yang diperoleh, bantuan bibit bisa lebih mudah diperoleh. Kebetulan, saat mengutarakan niat untuk menanam melon, langsung disambut baik oleh Pak Wabup dan diberikan bantuan bibit,” ujarnya.(rb04)
