Sosialisasi TB, PPTI Kutim Sasar Pelajar

IMG 20190121 WA0003

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA – Sesuai semangatnya, Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) Tuberculosis (TB), jajaran Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Kutai Timur, terus menggencarkan sosialisasi ke berbagai kalangan masyarakat. Selain, melalui kader PMO selalu memantau para penderita untuk minum obat secara teratur.

Seperti yang dilakukan dua hari belakangan ini. Sosialisasi TB menyasar ke sekolah-sekolah di Sangatta. Pekan lalu, SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Senin (21/2/2019), giliran SMK Negeri Sangatta Utara. Bahkan, Ketua PPTI Kabupaten Kutai Timur, Tirah Satriani yang juga istri Wakil Bupati Kutim, turun langsung untuk memberi sosialisasi tentang penyakit menular yang satu ini.

Di hadapan ratusan pelajar, Tirah mengajak untuk melakukan kampanye kebersihan lingkungan, mulai dari lingkungan rumah masing-masing. Dengan terjaganya lingkungan, angka penyakit TB di wilayah Sangatta dapat diminimalisir. “Melalui para siswa kita berharap lahir agen-agen perubahan, penyambung informasi dan motor penggerak kebaikan di Kutai Timur,” kata Tirah.

Pencegahan dan penanggulangan penyakit TB, menurutnya, sangat membutuhkan kepekaan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Dimulai dari diri masing-masing, keluarga hingga lingkungan sosial. Termasuk di kalangan pelajar.

Selain itu, Tirah juga menyampaikan soal kebiasaan buruk sebagian masyarakat, yang “berkreasi” tidak pada tempatnya. Mencorat coret fasilitas umum. “Sayang sekali jika fasilitas yang sudah kita bangun dengan baik, dirusak oleh tangan-tangan jahil tak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia pun meminta para pelajar tak ragu memotret mereka yang melakukan aksi vandalism dan mengirimkan padanya. Agar mendapat teguran.(*)

Pos terkait