Ilustrasi

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGKULIRANG – Satu lagi peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korbannya menderita luka berat terjadi di kawasan pesisir Kabupaten Kutai Timur. Tepatnya di Desa Karangan Seberang, Kecamatan Karangan, Senin (7/1/2019) sekitar pukul 6.30 sore.

Jauh-jauh datang dari Desa Taman Kursi, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Hamim alias Pak Ul (42) hanya ingin mencari mantan istrinya yang telah menikah siri dengan korban, yakni Supanto yang tinggal di barak SKE Afdeling 1 PT Telen SKE, Desa Karangan Sebrang. Ia pun nekat menikam korban dengan sebilah pisau hingga korban menderita luka berat di bagian leher dan dada.

Atas perbuatan tersebut, Pak Ul digelandang ke Polsek Sangkulirang dan dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP dan atau pasal 353 ayat 1, 2 KUHP. Dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kasatreskrim AKP Yuliansyah mengatakan peristiwa bermula pernikahan siri antara korban dan mantan istri tersangka, Mistina. Terbakar api cemburu, tersangka nekat datang ke Kecamatan Karangan untuk mencari korban.

“Tersangka datang dari Situbondo sengaja untuk ribut dengan korban. Karena ia cemburu, mantan istrinya menikah lagi dengan korban,” kata Yuliansyah, saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Selasa (8/1/2019).(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Share via