SANGATTA – Bridge adalah salah satu cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di pekan olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) tahun 2018. Kabupaten Kutai Timur sebagai tuan rumah juga menyertakan atletnya untuk berlaga di ajang permainan kartu tersebut.

Dari hasil pertandingan yang dilaksanakan selama lima hari tersebut, tim Kutai Timur meraih beberapa medali di antaranya team putra memperoleh lima medali perak atas nama Agus Ridwan, Tatang Suhendi, Dahri Taggi, Budi Santoso, Syaiful Amin dan Firdaus.

Pasangan putri atas nama Juastri Siska dan Mulyana Hamkar hanya mendapatkan medali perunggu sama dengan pasangan putri, pasangan mix juga hanya mendapatkan perunggu atas nama Juastri Siska, Mulyana Hamkar, Damara Kartika Sari, Agus Ridwan, Dahri Taggi dan Tatang Suhendi.

Untuk diketahui Bridge atau contract bridge adalah permainan kartu yang mengandalkan baik kemampuan bermain maupun keuntungan.

Empat pemain duduk saling berhadapan dengan pasangannya di satu meja. Permainan ini dimulai dengan dibagikannya satu set kartu (52) secara acak ke semua pemain, lalu dilakukannya perebutan kontrak oleh kedua pasangan melalui lelang.

Misi dari pasangan yang memenangkan lelang adalah memenuhi kontrak sesuai penawarannya atau bahkan melebihinya. Sedangkan pasangan yang lain berusaha agar kontrak tersebut gagal dipenuhi.
Kontrak adalah pernyataan oleh salah satu pasangan bahwa pihak mereka akan mengambil sejumlah (atau lebih) trik. Sedangkan, yang dimaksud dengan trik ini adalah kemenangan pada satu putaran kartu dari empat pemain. Karena jumlah kartu ada 52 dan tiap-tiap pemain memegang 13 kartu, maka terdapat 13 trik dalam satu kali permainan. Adapun lelang ini menentukan pihak yang menyatakan, the strain of trump dan lokasi pemimpin untuk kartu di tangan.

Turnamen bridge biasanya diatur untuk memaksimalkan penggunaan kecakapan satu tim dan meminimalkan pengaruh keberuntungan.(*/infokontingenkutim)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!