Hampir seluruh pelajar putra maupun putri yang memasuki usia 17 tahun mendatang, sudah didata dan dilakukan perekaman. Sehingga pada waktunya nanti, tinggal mengambil KTP elektroniknya di Disdukcapil Kutim. Selain memudahkan untuk pengurusan beragam administrasi, dengan sudah memiliki KTP elektronik, para pelajar ini pun bisa mengikuti Pemilu dan Pilpres pada 2019 mendatang.
“Kita ingin terus meningkatkan jumlah kepemilikan KTP elektronik bagi warga di Kutim. Data terakhir, masih ada sekitar 50.000 warga yang belum memegang KTP elektronik dan belum perekaman. Jadi, untuk menekan jumlah tersebut, kita lakukan sistem jemput bola. Untuk kecamatan-kecamatan yang jauh, juga kita lakukan hal yang sama. Namun secara bergiliran,” ungkap Yanuar.
Hingga Selasa (30/10/2018), sudah ada 340 pelajar yang ikut perekaman KTP el. Terdiri dari, 60 pelajar SMK Negeri 2, 145 pelajar SMKN 1 dan q135 pelajar SMAN 1 Sangatta Utara.(*)
