Proses pemindahan buaya dari folder ilham maulana ke Tritip

SANGATTA – Hadirnya buaya di beberapa kawasan pemukiman masyarakat di Sangatta maupun di kecamatan lain, di Kabupaten Kutai Timur, sudah sangat meresahkan. Warga khawatir, buaya tersebut mengancam jiwa mereka. Karena tak sedikit pula peristiwa mengenaskan yang terjadi akibat serangan buaya muara yang bermukim di kawasan perairan Kutai Timur.

Adanya penangkaran buaya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur membangun sebuah penangkaran buaya di kawasan Dusun Kenyamukan, Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

“Saat ini, Kutim belum memiliki penangkaran buaya sendiri. Sehingga buaya yang ditemukan di beberapa kawasan pemukiman manusia, terpaksa dikirim ke tempat lain, seperti ke Samarinda dan Balikpapan. Namun, ke depan, setelah penangkaran jadi, kita bisa memindahkan buaya-buaya yang keluar dari habitatnya ke penangkaran, agar masyarakat juga lebih aman,” ungkap Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Rabu (1/8/2018).

Progres pengerjaan kawasan penangkaran buaya, menurut Kasmidi, masih pada tahap pematangan lahan. Karena, lokasi tersebut tidak hanya menjadi kawasan penangkaran saja, tapi juga kawasan wisata keluarga. Mereka yang penasaran dengan penampakan buaya Sangatta, bisa datang ke tempat penangkaran, untuk melihat.

“Pengerjaannya dilakukan bertahap. Pemenang lelang sudah ada. Sekarang masih dilakukan pematangan lahan,” ujar Kasmidi.(*)

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Share via