SANGATTA – Ribuan jemaat dari seluruh Gereja Toraja di Kabupaten Kutai Timur, Minggu (18/8/2018) pagi, menyaksikan penahbisan Gereja Toraja Jemaat Elim yang berada di kawasan Kampung Tataor, Kecamatan Sangatta Utara.
Tak terkecuali, Bupati Kutai Timur, Ir H Ismunandar MT dan Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ST MM yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kutim yang juga tokoh masyarakat setempat, Yulianus Palangiran SE. Bahkan, kedatangan Bupati maupun Wakil Bupati juga disambut menggunakan ritual adat Toraja.
Penahbisan, kata Ketua Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Elim, Simon Bumbungan dalam rangka pengucapan syukur dengan selesainya pembangunan gereja yang disebut, Tongkonan Layuk, yakni sebuah tongkonan dengan tingkatan paling tinggi.
“Penahbisan Gereja Toraja Elim sebagai Tongkonan Layuk, melalui beragam ritual khas Toraja. Bahkan, kain yang disusun dan digunakan dalam bate, tidak sembarangan. Ada 24 macam dan merupakan peninggalan leluhur Toraja. Tidak semua orang memiliki. Hanya keturunan Raja dan Bangsawan saja yang mempunyai kain yang disusun dan digunakan dalam Bate. Hal ini juga bagian dari pelestarian budaya Toraja,” beber Yulianus Tandibayong, warga Jemaat Gereja Elim.(*)
