Kutai Timur

Dua Polisi Polres Kutim Dipecat

Upacara pemecatan dengan tidak hormat terhadap dua personel Polres Kutai Timur

SANGATTA – Tidak main-main dengan polisi yang terjerat kasus narkotika dan obat terlarang, Polres Kutai Timur kembali memecat personelnya. Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) dilakukan dalam upacara yang dipimpin Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan di halaman Polres Kutim, Kamis (23/8/2018).

Personel yang dipecat yaitu, Brigpol FS yang memenuhi unsur pelanggaran pasal 11 huruf a yo pasal 12 ayat (1) huruf a PPRI No.1 tahun 2003, tentang pemberhentian anggota polri dan pasal 11 huruf c peraturan kapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi polri. Karena memiliki, menguasai, mengonsumsi narkotika.

Selain FS, Polres Kutim juga memecat Bripka SY. Karena meninggalkan tugas secara tidak sah selama lebih dari 30 hari kerja berturut-turut. Sebagaimana diatur dalam pasal 14 ayat (1) huruf a peraturan Pemerintah RI Nomor 1 tahun 2003, tentang disiplin anggota Polri.

Kapolres AKBP Teddy mengatakan pemecatan tidak dengan hormat dilakukan pada keduanya, karena pelanggaran yang dilakukan sudah sangat berat. Terlibat narkoba dan disersi. “Kita tidak menolerir lagi kalau terkait narkotika dan obat terlarang. Pokoknya, begitu terbukti langsung kita tindak. Tidak ada ampun dan tidak tebang pilih,” kata Teddy.(*)

Comment here