SANGATTA – Upaya menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kutai Timur terus dilakukan.
Wakil Bupati yang juga Ketua BNK Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan segera merilis alat canggih pendeteksi narkoba lewat rambut dan air liur. Alat tersebut dibeli oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) selaku stakeholder di Kutai Timur. Jadi selain melakukan tes urin secara bergiliran, deteksi penyalahgunaan narkoba bisa menggunakan alat canggih tersebut.
“Kita akan rilis alat deteksi narkoba tersebut, Agustus mendatang. Ini merupakan bukti bahwa institusi di Kutim bahu membahu untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Kasmidi.
Soal Balai Rehabilitasi narkoba, menurut Kasmidi, sampai saat ini masih terus berproses. Karena tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu persiapan matang.
“Balai rehabilitasi tidak hanya gedung, tapi fasilitas pendukung di dalamnya, juga tenaga kerja yang akan mengoperasikan balai tersebut. Saat ini semuanya masih proses,” ungkap Kasmidi.(*)
loading="lazy" />






